Sukseskan PORA Aceh Besar, Tim Pelatda Adakan Rapat Evaluasi

0
46
Reportaseaceh.com,Aceh Besar – Tim Pemusatan Latihan Daerah (PELATDA) Pekan Olaharaga Aceh (PORA) kabupaten Aceh Besar gelar rapat koordinasi dengan seluruh cabang olahraga (Cabor) Aceh Besar dalam rangka melakukan eveluasi sejauhmana kesiapan para cabor dalam rangka menghadapi PORA XIII yang akan berlangsung pada tanggal 18-25 November 2018 di Kota Jantho, Aceh Besar.
Rakor yang berlangsung di Aula Makodim 0101/BS, Jumat (7/9/2018) malam, dipimpin oleh Kolonel Inf Iwan Rosandriyanto, S.IP sebagai ketua tim Pelatda Aceh Besar yang juga Komandan Kodim (Dandim) 0101/BS, dimana dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh 22 dari 29 pengurus Cabor yang diikuti Aceh Besar pada PORA XIII.
Turut berhadir pada Rakor Sekdakab Aceh Besar Drs Iskandar, M.Si, Sekretaris Pelatda M Ali SSos MSi yang juga Asisten 1 Setdakab Aceh Besar, Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Aceh Besar Yusri A SPd, Sekretaris umum PP PORA Teuku Dahsya K Putra, dan para pengurus Tim Pelatda.
Dalam pertemuan tersebut, tim pelatda mendengarkan sejumlah masukan dan permasalahan-permasalahan dari para cabor -cabor terkait persiapan atletnya menuju PORA, seperti halnya terkait pengadaan peralatan olahraga yang masih belum tersedia, serta dana pembinaan terhadap para atlet yang belum di cairkan oleh PP PORA, dan juga serta terkait permasalahan tempat latihan bagai cabor-cabor yang masih terkendala dengan administrasi dan dana.
Menjawab keluhan para Cabor, Ketua Tim Pelatda Aceh Besar Kolonel Inf Iwan Rosandriyanto SIP mengatakan, “berdasarkan hasil komunikasi yang dilaporkan dari cabor memang masih ada beberapa pemasalahan tapi tidak terlalu fatal, hanya masalah teknis saja,”katanya.
“Malam ini sudah sama-sama kita dengarkan dari pak sekda selaku ketua PP PORA telah menyampaikan masalah anggaran, tapi untuk keputusan finalnya akan disampaikan setelah di paparkan dihadapan bapak Bupati Aceh Besar lengkap dengan prestasi cabornya,” ujarnya.
Namun demikian, untuk latihan yang dilakukan oleh masing-masing Cabor dalam rangka Pelatda sudah berjalan 3 bulan dibelakang, pihaknya juga akan meningkatkan dalam latihannya 2 bulan kedepan, dengan harapannya pada saat bertanding nanti atlet mencapai high performance nya, sehingga tidak terjadi anti klimak dan bagus pada penilaian.
Dalam hal ini Kol Inf Iwan R juga menambahkan, “memasuki 2 minggu sebelum pertandingan, pihaknya merencanakan akan mengadakan latihan pembentukan karakter 3 atau 4 hari disuatu tempat, akan tetapi belum bisa ditentukan tempatnya dimana, yang jelas latihan itu untuk membentuk karakter, untuk memotivasi atlet sekaligus untuk meningkatkan daya juang para atlet untuk PORA nanti. Sementara untuk target, sebagai tuan rumah tetap harus dapat memperoleh medali emas sebanyak-banyaknya.
“Kalau bukan juara umum itu bukan terget namanya,”pungkas Kolonel Iwan Rosandriyanto.
Sementara itu, Ketua Umum PP PORA Drs Iskandar MSi yang juga Sekda Aceh Besar mengatakan “pihaknya, dua atau tiga bulan yang lalu sudah menyampaikan bahwa kalau Cabor ingin melakukan pengadaan peralatan olahraga dapat dilakukan oleh masing-masing Cabor, tinggal mencari pihak rekanan yang sanggup menyediakan peralatan lalu mengajukan ke dinas untuk dibayar.
“Sistem pengadaan barang ini tidak boleh di sewakelola, karena kita tidak bisa buat barang, kecuali ada cabor yang bisa buat barang itu sendiri, boleh,” tuturnya.
Tambah Iskandar, “kalau cabor tidak sanggup menyediakan peralatan, mereka harus menyampaikan speknya ke dinas, spek yang dibutuhkan seperti apa, biar dinas yang beli, mungkin hal ini belum ada komunikasi dari cabor dengan pihaknya.
“Dalam sistem pengadaan barang dan jasa, kalau memang kita tidak bisa buat sendiri, harus meminta pihak ketiga dan kita beli dari pihak ketiga,”ujar Iskandar.
Iskandar menekankan “kepada para Cabor, apabila dalam minggu ini tidak bisa memberikan spek atau penyedianya, nanti kita akan langsung menyediakan sendiri,”tegasnya.
Pihaknya melibatkan cabor untuk menyediakan peralatan dikarenakan, kalau dibeli langsung oleh dinas, takutnya mereka tidak bisa terima tidak sesuai spek lah, mereka protes dan sebagainya, maka kita berikan sepenuhnya kewenangan kepada cabor.
“Sama halnya juga saat pertandingan pada pelaksanaan PORA, kita berikan kewenangan untuk menyediakan peralatan pertandingan tersebut kepada Pengprov karena mereka lebih tau secara teknis apalagi dengan kondisi sekarang ini technologi dalam peralatan olahraga berubah-rubah mungkin kami dari dinas tidak mengerti atau paham sepenuhnya,” jelasnya lagi.
Terkait permalahan uang pembinaan yang belum dibayar, kata Iskandar, “sebenarnya panitia sudah pernah diberikan pada tahun ini, dan uang pembinaan itu diberikan perbulan, maka setiap pencairan uang itu harus diberikan SPJ terlebih dahulu kepada panitia, apa yang sudah dilakukan, baru kemudian disalurkan untuk bulan selanjutnya.
Dalam hal ini Iskandar juga meminta agar SPJ dari cabor harus segera diserahkan dengan harapan minggu depan ini sudah dapat dicairkan uang pembinaan bulan september.
Hal tersebut termasuk juga untuk tryout, kemarin juga diharapkan dari cabor-cabor untuk menyampaikan usulan karena dulu harus di breakdown rinciannya apa, sekarang tinggal dari cabor harus mengajukan pencairannya, dan saya sudah perintahkan tadi kepada kepala dinas pariwisata, pemuda dan olahraga untuk segera dicairkan,”Tutupnya.  (Hendri)