Mustaqim Abubakar : Akan Perjuangkan Qanun Hutan Wakaf

0
37
Reportaseaceh.com,Aceh Besar –  Caleg Muda Partai Sira Mustaqim Abubakar Ingin perjuangkan Qanun hutan wakaf. Menurutnya Isu lingkungan ekologis dan kerusakan ekosistem saat ini tercecer dalam perumusan kebijakan publik, hal itu disampaikan pada media reportaseaceh.com, Sabtu (10/11/2018).
Dalam hal ini Mustaqim mengungkapkan “Merumuskan Qanun sistem hutan wakaf diharapkan menjadi terobosan cerdas konservasi alami sumberdaya alam di era modern melalui kegiatan ekowisata sebagai peluang usaha konservasi,”ungkapnya.
“Ada banyak masalah yang dihadapi masyarakat dampak dari kerusakan ekosistem hutan, mulai dari fragmentasi habitat satwa yang mengakibatkan konflik satwa dengan masyarakat, menurunnya produksi panen karena sawah terendam banjir saat musim hujan tiba, kekeringan saat musim kemarau datang, longsor, dan menurunnya jumlah dan kualitas sumber daya air bersih,”Jelasnya.
Lanjutnya Mustaqim, “Qanun Hutan wakaf penting menyelamatkan kawasan ekosistem hutan, salah satunya hutan di kawasan ekosistem seulawah (KES). Pasalnya kawasan itu merupakan salah satu kawasan ekosistem penting di Aceh.
Dalam kawasan ekosistem seulawah terdapat dua hutan konservasi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, yakni cagar alam pinus jantho seluas 16.640 hektare, dan Tahura Pocut Meurah Intan seluas 6.622 hektare,”katanya.
“Memperjuangkan Qanun hutan wakaf akan menyelamatkan kerusakan hutan dari aktivitas masyarakat. Hutan Wakaf ini kedepannya diharapkan memberikan manfaat hidrologis seperti (pengatur tata air), penyerap karbon dan bermanfaat secara ekonomi, sebagai penyedia madu lebah, tanaman obat, serta sebagai sumber mata air, baik untuk ketersediaan air minum maupun mengairi lahan pertanian,” tutupnya.(HI)