Metta Iskandar : Ketika Ken Arok Semaput Lihat Betis Ken Dedes

0
33

Reportaseaceh.com,Jakarta – Basicnya di pertambangan dan bisnis,Tapi, perempuan sensual ini, lebih enjoy “main” batubara dan properti, ditambah kecantikan. Lewat produk berlabel Ratu Galuh, ia ingin memberikan tips cantik lewat ramuan herbal warisan leluluhur yang diraciknya.

Di kalangan Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, sosoknya bukan asing lagi. Apalagi kulitnya putih langsat, wajahnya yang imut dengan rambut tergerai melebihi bahu, ditambah ulasan senyumnya kepada siapa pun, membuatnya mudah dikenali.

Metta Iskandar

Belum lagi tubuhnya yang sintal, ditambah foto-fotonya yang aduhai, membuat fantasi kaum Adam bakal liar, bak Joko Tingkir yang menemukan selendang dan bidadari yang tertinggal di sungai saat mandi.

“Haillo” ujarnya ramah pada MCW saat bertemu di cafe sebuah hotel di bilangan Cempaka Putih, tatkala IMO-Indonesia mendeklarasikan diri.

Tubuhnya dibalut uniform IMO-Indonesia – baju putih berlengan panjang, plus celana jeans berwarna biru yang rada-rada ketat, membuat gambaran lekukan tubuhnya. Ia terlihat seperti anak kampus, kendati usianya di atas 40

Metta Iskandar

Di IMO-Indonesia , Metta – begitu sapaan akrabnya, duduk sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Waksekjen). Padahal, perempuan berdarah Sunda, Jawa Barat , ini punya seabrek kegiatan. Apalagi labelnya sebagai sosialita dan pengusaha, membuatnya wara-wiri ke pelbagai daerah, termasuk dari satu negara ke negara lain. Ia juga bergaul dengan ring kekuasaan, dari mulai menteri hingga pini sepuh tentara negeri ini.

“Darah dan setiap tarikan nafas saya adalah IPJI,” desisnya perlahan, seraya menjulurkan lidahnya, menghapus sisa-sisa orange juice di bibir atasnya yang tipis itu. Dan IPJI (Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia), terutama sebagian pengurusnya, membidani lahirnya IMO-Indonesia. Jadi, akunya, “Saya menerima pinangan duduk jadi pengurus,” ujarnya, seraya jemari kanannya yang lentik mengibaskan rambutnya.

Tiba-tiba, ia terdiam sejenak. Matanya terpejam. Giginya yang putih itu, sedikit menggigit bibir bawahnya. Ia menghela nafas panjang. Siku tangan kanannya diletakan di atas meja, seraya menyorongkan wajahnya ke depan, bertopang dagu. Telunjuk kirinya bergerak perlahan-lahan, menyentuh badan gelas.

“Saya prihatin, kosmetik saat ini banyak menggunakan bahan kimia. Itu bahaya bagi perempuan Indonesia,” ujarnya, tetap posisi bertopang dagu. Sebab, penggunaan bahan kimia berlebihan, entah itu pemutih, akan menimbulkan dampak bagi kulit. Apalagi kulit yang sensitif.

Padahal, Indonesia dengan warisan leluhurnya, kaya akan ramuan-ramuan mempercantik diri, termasuk bagian-bagian intim pribadi. “Kenapa sih harus minded luaran,” tandasnya. Mimik wajahnya sedikit kecewa. Keningnya sedikit berkerut.

tips cantik lewat ramuan herbal warisan leluluhur ala metta iskandar

 

Metta menyebut, perempuan-perempuan dahulu, merupakan inspirasi kecantikan yang tiada taranya. Kisah Ken Dedes lantaran “angin nakal” sehingga betisnya terlihat membuat Ken Arok semaput untuk memilikinya, ataupun kisah Roro Mendut yang berjualan rokok termahal di dunia bila menyalahkan rokok di dalam kebayanya, ataupun kisah Nyi Dayang Sumbi dengan Sangkuriang-nya.

“Begitupun perempuan Sunda yang segar bugar,” potong Skandal.

Metta langsung saja tertawa kecil. “Lho, apa saya tidak cantik,” ujarnya berpose sensual dengan dagu terdongak ke atas, dan bibir yang terbuka.

“Cantik kan…,” ujarnya manja.

Metta mengaku, kekesalannya itu, membuat adrenalinnya bergejolak. Ia tak ingin berkutat dengan rasa sesal. Tapi, dijadikannya motivasi, ingin memberikan inspirasi bagi perempuan Indonesia; mereka itu cantik, sensual, khususnya perempuan Sunda yang langsat dan tubuh aduhai. “Itu harus diakui,” tandasnya dengan nada yang cukup tinggi.

Pakar Rusia
Makanya, Metta pun langsung bergerak. Ia menemui pakar essential oil dari Rusia, sekaligus membentuk team ahli kecantikan di bawah dokter ahli kecantikan. Alhasil, lahirlah produk-produk ramuan herbal asli leluhur, jauh dari penggunaan bahan kimia.

Sekedar contoh, Metta menyebut nutrisi kulit dari sabun, diraciknya dari ekstrak dan minyak tumbuhan. Bukan hanya kehalalannya terjamin, juga kualitasnya masuk ke kelas sabun premium.

Metta Iskandar

“Alhamdulillah, produk-produk kami,diterima masyarakat. Entah itu beauty oil, masker maupun sabun,” tuturnya.

Tak terhitung ribuan testimoni (kesaksian) dari masyarakat. Rata-rata mereka mengaku dapat mengembalikan kembali yang telanjur rusak, sehat dan normal. “Cause beauty is you,” desisnya perlahan, seraya menyebut Ratu Kerajaan Brunai pun kepincut dengan produk kecantikannya, di bawah panji “kerajaan” bisnisnya berlabel Ratu Galuh Kencana.

Menurut Metta, Ratu Galuh Kencana yang dirilis Maret 2007 lalu, sudah lolos pengujian dari BPOM, juga punya workshop di Cianjur dan Bekasi ini. Produknya dijajakan secara online. Tapi, lantaran sambutan hangat masyarakat – ditandai ribuan kesaksian, Ratu Galuh Kencana memiliki puluhan releser hampir setiap propinsi.

“Biar pelayanan dan distribusinya optimal,” jelasnya seraya menyebut marketnya tak hanya seantero Nusantara, tapi merambah Philipina, Thailand, Malaysia dan Siangapura.

“Jujur saja, saya puas jika produk kami dapat mengembalikan kecantikan perempuan Indonesia,” ulangnya sekali lagi. Minimal, obsesinya membagi rahasia kecantikan, dapat dirasakan semua perempuan Indonesia.

“Saya juga bisa jadi testimoni. Selalu menggunakan ramuan tradisionil, khususnya produk Ratu Galuh Kencana,” ujarnya, seraya menggulung lengan baju IMO-Indonesia, memperlihatkan lengannya yang mulus dan segar.

“Yang lain dong,” canda Skandal tertawa.

“Iihhh, kamu nakal ya,” ujarnya tersenyum.
Kami pun beranjak bangun, keluar dari cafe menuju lantai 2. Lagi-lagi ayunan langkahnya yang gemulai dengan hak tinggi, membuat kaum Adam melirik sekilas, di tengah sayup-sayup suara pemberitahuan panitia bahwa deklarasi akan dimulai(**).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here