Ketua DPR Aceh Kunjungi M Razid, Yang Menderita Obstruksi Usus

0
31
Reportaseaceh.com,Banda Aceh – M. Yasin, 40 dan istrinya, Cut Ubit, 35 terlihat lesu dan pasrah. Raut wajah mereka terlihat sedih ketika melihat buah hatinya, Muhammad Razid terkulai lemas di atas tempat tidur.
Buah hati yang masih berusia delapan bulan ini diagnosis menderita penyumbatan usus sehingga tidak dapat melakukan Buang Air Besar (BAB) lewat saluran pembuangan.
Kondisi bayi asal Gampong Ujong Kuta Batee, Kecamatan Meurah Mulia, Kota Lhokseumawe ini meruntuhkan hati Ketua DPR Aceh, Teungku Muharuddin. Pasalnya, kondisi bayi yang berlatarbelakang keluarga tak mampu ini mendadak viral di media sosial beberapa minggu silam.
“Informasi kita peroleh ada bayi asal Aceh Utara yang sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin karena menderita obstruksi usus. Itulah sebabnya kita langsung menjenguk dan sekaligus memberikan sedikit bantuan untuk bayi tersebut,” ujar Ketua DPR Aceh, Teungku Muharuddin saat ditemui di RSUZA Banda Aceh, Rabu malam (5/9/2018).
Dalam kunjungan itu, Tgk Muharuddin meminta petugas RSUZA agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada bayi malang tersebut. Politisi Partai Aceh ini juga berharap agar Muhammad Razid yang diagnosa penyakit itu sejak lahir bisa sembuh sehingga dapat melakukan buang air besar dengan normal.
Pada kesempatan itu, Teungku Muharuddin juga menjenguk sejumlah pasien lainnya yang berasal dari Kabupaten Aceh Barat, Aceh Utara, Pidie, Pulau Aceh, Aceh Tamiang dan Nagan Raya. Adapun korban tersebut terdiri dari korban kecelakaan mobil di Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya.
“Kecelakaan itu terjadi pada Minggu dinihari kemarin, korbannya ada sepuluh orang dimana empat orang menderita luka parah sehingga harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin. Bahkan salah satu korban atas nama Zainuddin asal Aceh Utara harus diamputasi salah satu kakinya,” ujar Teungku Muharuddin.
Selain menjenguk sejumlah pasien, Teungku Muharuddin juga mengecek sistem pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin Banda Aceh. Dalam kunjungan sidak tersebut, ia juga turut mengecek sejumlah pasien beserta asalnya. Ia berharap, kehadirannya dapat memberikan semangat tersendiri bagi pasien tersebut.
“Harapannya, dengan kehadiran kita disini bisa memberikan semangat dan motivasi tersendiri bagi saudara kita disana agar mereka diberikan ketabahan. Ini juga menjadi refleksi bagi kita semua bahwasanya tidak ada satu makhluk pun yang sempurna di hadapan Allah.
Begitu juga dari hasil pantauan kita, sistem pelayanan terhadap pasien sudah memenuhi SOP. Namun ke depan kita harapkan agar sistem pelayanannya dapat ditingkatkan lagi,” ujar Teungku Muharuddin.(Hendri)