Proses Hukum Terhadap Kasus Kekerasan Wartawan Aceh Timur Terkesan Lamban

0
135

Reportaseaceh.com,Aceh Timur – Penanganan kasus Kekerasan terhadap wartawan di Aceh Timur yang ditangani oleh polsek Julok terkesan lamban,Bahkan hingga saat ini pelaku masih bebas berkeliaran.

Kapolsek Julok ipda Eko Hadianto yang di konfirmasi senin 18/12/2017,Mengaku belum melimpahkan berkas perkaranya ke jaksa.

” kasusnya tetap lanjut, tapi pelakunya tidak kita tahan “. Kata EkoEko menambahkan, berkasnya akan dilimpahkan ke jaksa sesegera mungkin bila Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sudah siap.

Seperti di ketahui, kasus kekerasan terhadap wartawan di alami oleh Hasballah Kadimin wartawan media Aceh Dayli di Gampong Ule Blang, Kacamatan Julok, pada Sabtu 9 desember 2017 lalu.

Akibatnya, sepeda motor dan Kemera laptop serta barang-barang milik korban rusak berat dipukul pelaku dengan sepotong kayu yang telah disiapkan sebelumnya.

Adapun kronologis kejadian versi korban, saat itu pukul 12.00 wib, dirinya hendak meliput berita sambil berkunjung ke rumah Tarmizi salah satu warga di Gampong Ule Blang.

Pada saat itu korban sedang duduk bersama sejumlah warga di sebuah rangkang di halaman rumah Tarmizi.

Tiba-tiba pelaku yang bernama Yusran, 30 tahun, warga setempat menyerang korban memgunakan balok, Karena panik korban pun langsung lari menyelematkan diri.

Sedangkan barang-barang milik korban seperti kamera, sepeda motor, laptop, dan fasilitas meliput lainnya tertinggal di tempat kejadian,Aksi korban pun menjadi-jadi dengan merusak seluruh barang dan fasilitas milik korban.

Menurut pengakuan korban, dirinya tidak mengetahui kenapa pelaku tiba-tiba menyerang dan merusak barang miliknya. Padahal dia ke desa Ule Blang hanya meliput berita.

“Saya tidak tahu persoalan kenapa si Musran ingin memukul saya,” kata Hasballah saat membuat laporan di Posek Julok kala itu. (Ismail Abda)