HISFARSI ACEH KIRIM 14 APOTEKER PELATIHAN FARMASI KLINIK KE RSSA MALANG

0
35

ReportaseAceh.com,Aceh – Himpunan Seminat Farmasi Rumah Sakit Indonesia (HISFARSI) Aceh mengirimkan empat belas orang dari Profesi Apoteker mewakili 12 dari 23 Rumah Sakit di Provinsi Aceh untuk melakukan kegiatan Farmasi Klinis yang dilaksanakan selama dua minggu, mulai tanggal 19 – 30 November 2017 di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang – Jawa Timur.

Ketua HISFARSI Aceh, M. Yahya, S.Si., Apt. (dua dari kiri) bersama 14 Apoteker Peserta Magang dari 12 Rumah sakit Aceh.

Muhammad Yahya, S.Si., Apt. Ketua HISFARSI Aceh kepada ReportaseAceh.com, mengungkapkan “bahwa kegiatan Farmasi Klinis ini merupakan kegiatan yang mesti dilaksanakan oleh sejawat Apoteker yang berada di Rumah Sakit, sebagaimana tertera dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 72 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit,” Ungkap Ketua Hisfarsi yang murah senyum ini.

Pada pasal 3 dijelaskan 2 point penting bahwasanya kegiatan Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit meliputi: pengelolaan Sediaan Farmasi, Alat KesehataPakai dan Bahan Medis Habis Pakai serta Pelayanan Farmasi Klinik.Tidak bisa dipungkiri kita selaku Apoteker harus bisa menghadapi era Klinik ini, kita akan bersentuhan langsung dengan pasien di rumah sakit serta menjalin komunikasi dengan tenaga kesehatan lain dalam memberika terapi. Tambahnya

Pelatihan Farmasi Klinis ini merupakan kegiatan perdana yang dilaksanakan oleh HISFARSI ACEH, dan mungkin ini merupakan yang pertama sekali di Indonesia organisasi HISFARSI mengirim dutanya untuk memperdalam Ilmu Klinis, ujar Hermawan Apoteker dari RSU Zubir Mahmud Aceh Timur.

“Saya mewakili teman-teman peserta magang Farmasi Klinis mengucapkan terima kasih yang sedalamnya kepada HISFARSI Aceh terutama buat pak ketua Bapak Muhammad Yahya, karena mempercayakan kami untuk dapat mendalami ilmu Klinis di RSSA Malang, semoga dengan ilmu yang kami dapat disini bisa kami aplikasikan di Rumah Sakit tempat kami bekerja,” ujar Hermawan.

Walaupun belum maksimal dan masih banyak kendala yang kita hadapi dilapangan, namun saya mengharapkan juga semoga kegiatan yang kita laksanakan ini bisa dilakukan secara berkesinambungan guna membentuk Apoteker yang handal dalam bidang Farmasi Klinis, tutup Yahya. (Zakir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here