Dugaan Korupsi Alat Kesehatan, Yang Terjerat Abang PLT Gubernur Aceh, Mantan Direktur RSUZA Beri Tanggapan

0
123
Reportaseaceh.com,Banda Aceh – Terkait Dugaan kasus Korupsi Alat Kesehatan, Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) menetapkan 5 orang tersangka terhadap dugaan kasus korupsi alat kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUZA), Selasa (9/10/2018).
Dugaan kasus korupsi tersebut menetapkan 5 tersangka yang antara ialah Taufik Mahdi SpOG, Abang Kandung PLT Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang saat itu menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin.
Dalam hal ini Mantan Direktur Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA), Dr, Fachrul Jamal SpAn KIC memberi tanggapan saat Wartawan Reportaseaceh.com memintai konfirmasi, Fachrul Menjelaskan “Oh..!! Terkait Dugaan kasus tersebut sudah terjadi sekitar 10 tahun yang lalu, dan sudah banyak media yang memberitakan,” jelasnya.
“Saya tidak terlalu mengerti atas Dugaan kasus Korupsi Alat Radio Diagnostik (CT Scan 64 Slices) dan Kardiologi (Cath Lab) di Rumah Sakit Dokter Zainal Abidin, karna masalah ini sudah terlalu lama,”jelasnya lagi Fachrul.
Saat wartawan memintai keterangan lebih lanjut kepada mantan Direktur RSUZA, Fachrul Jamal enggan menanggapi “Maaf yang tau ini adalah Jaksa, atau orang yang sekarang jadi tersangka”.
Alat Radio Diagnostik (CT Scan 64 Slices) dan Kardiologi (Cath Lab) di Rumah Sakit Zainoel Abidin merupakan dibeli dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2008 senilai Rp 39 miliar.
Kerugian Negara pada pengadaan ini sekitar Rp 7,4 miliar, sedang pengadaan Kardiologi, kerugian negara ditaksir sekitar Rp 7,9 miliar, dengan total Rp 15,3 miliar.(HI)